Enggan

Gairah untuk menggetarkan pita suaraku di bawah batas minimum.
Aku lupa cara berfikir , mengingat dan memberi impuls pada motorikku untuk membuka mulut ini..
Aku enggan .
entah !
apa sebab ?
Kamu yg menaruh’nya di saku merah mudamu..!

Categories: Sastra (Cerpen dan Puisi) | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: